Jumat, 11 November 2016

Paragraf Deduktif dan Induktif


Paragraf Deduktif
     Paragraf deduktif adalah paragraf yang dikembangkan dengan pola deduksi, yaitu memaparkan hal umum terlebih dahulu kemudian menjabarkan hal – hal khusus. Dengan kata lain paragraf ini meletakkan gagasan utamanya pada kalimat utama di awal paragraf. 
Contoh :
     Solusi yang paling tepat untuk mendapatkan berat badan yang ideal adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Makan yang teratur, rajin berolahraga, dan istirahat yang cukup. Hal itu akan membuat tubuh seimbang antara kalori yang masuk ke dalam tubuh dan terbakar. Makanlah makanan yang memiliki vitamin dan nilai gizi yang tinggi, konsumsi makanan yang berserat supaya metabolisme tubuh dapat meningkat. Sedikit demi sedikit mulai mengurangi bahan makanan yang digoreng juga dapat menunjang kesehatan. Sebisa mungkin jangan terlalu terbebani oleh rasa kalut atau stres yang berlebihan.

Paragraf Induktif
     Paragraf induktif adalah suatu paragraf yang dikembangkan dengan pola induksi, yaitu dengan cara menjabarkan hal – hal khusus terlebih dahulu dan kemudian disimpukan menjadi suatu hal yang umum. Dengan kata lain, paragraf deduksi adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak pada akhir paragraf. Pola paragraf ini biasanya dipakai dalam paragraf generalisasi, sebab – akibat, akibat – sebab, dan analogi.
Contoh :
     Suku Batak memiliki ciri khas dengan Tarian Tor-tornya. Suku Jawa memiliki ciri khas gamelan sebagai alat musik tradisionalnya. Suku Betawi memiliki ciri khas dengan kemampuan berpantun dalam setiap acara khususnya saat perayaan pesta pernikahan. Suku Minang memiliki ciri khas makanan tradisionalnya yang menggunakan banyak rempah dan bercita rasa pedas. Itulah beberapa suku yang terdapat di Indonesia dengan ciri khasnya masing-masing. Namun, walaupun memiliki perbedaan, berbagai suku di tanah air tetap bisa bersatu sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Hal ini selaras dengan ungkapan Bhineka Tunggal Ika yang artinya walaupun berbeda-beda namun tetap satu jua.


Sumber : http://www.prbahasaindonesia.com/2015/05/pengertian-beserta-contoh-paragraf-deduktif-induktif-dan-campuran-lengkap.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar